500 Days of Summer

09 March 2010

Do something!
Tell your feeling!
Keep moving forward!
Be a director for your couple!




This is a story about a guy named Tom who wants to be an architect but ends up working a meaningless job at a greeting card company creating romantical words on paper. Luckily for him the most perfect girl in the world, Summer, just started working at his office...unfortunately she doesn't believe in love, furthermore she doesn't want to held down by a relationship. Poor Tom, he fall deeply in love with Summer. Anyway, in 500 amazing days, Tom will learn about relationships, reconciliations (a good Ex never dies), love, and lose. But the most important thing is about moving forward.

Welcome my Autumn :-)

GMB - MengenalMu

08 March 2010

Tak dapat terselami segala rencana Tuhan. Begitu indah, begitu mengagumkan...rasanya, apa yang dilakukanNya di dalam hidup kita begitu baik. Hahaha, rasanya berbanding terbalik dengan apa yang sudah kulakukan untuk Tuhan.

Dan yang lebih menarik lagi, selalu ada kesempatan untuk kembali kepadaNya, meskipun kita sudah begitu jauh.



Bila kubuka mataku
Dan lihat wajah Mu
Kuterkagum

Bila kulihat hidupku
Dan karya tangan Mu
Kutersanjung

Kar’na semua yang baik
Dalam hidupku
Itulah karya Mu
Kau b’ri k’sempatan yang baru

Reff :
Dan kuingin mengenal Mu Tuhan
Lebih dalam dari s’mua yang kukenal
Tiada kasih yang melebihi Mu
Ku ada untuk menjadi penyembah Mu

download MP3 GMB - mengenalmu

Egois

02 March 2010

Hari minggu yang lalu, saya mengikuti kebaktian di GKI MY (Gereja Kristen Indonesia - Maulana Yusuf). Seorang pendeta yang cukup sering saya lihat pada hari itu berkotbah tentang "membunuh egoisme dengan mengikuti teladan Yesus". Saya mempersiapkan hati untuk mengikuti kebaktian ini, saya bernyanyi dengan semangat, berdoa dan merenungkan ayat-ayat bacaan yang dibacakan liturgis.

Dan sampailah saatnya ketika kotbah tentang keegoisan itu pun dimulai. Pendeta bercerita tentang defenisi egois, contoh, sifat-sifatnya dan banyak hal lainnya. Namun, selagi saya memperhatikan pendeta menjelaskan, saya cukup terganggu dengan seorang jemaat yg duduk di depan saya.

Dari awal kotbah, dia sibuk saja memencet-mencet BBnya. Let say kotbah berdurasi 40 menit, dia sudah menghabiskan 10 menit di awal untuk ber-BB ria. Setelah bosen, kukira dia bakalan mendengarkan, taunya: buka buku rumus IPA...masyaollo. Ini tuh bukan sekolah, bimbel ataupun rumah. Masa cuma nyediain waktu 1,5 jam buat Tuhan aja ga mau. Egois banget cewe ini!

5 menit kemudian, ibunya menegurnya. Lalu dia pun buru2 menyimpan buku rumus itu. Tapi bukannya mendengarkan kotbah, dia malah tidur di pundak ibunya. 10 menit tidur, dia bangun lagi dan mengeluarkan BBnya dari tas, lalu chatting lagi. Astagfirulloh...lebih parah lagi, ketika Pdt Wee Willyanto berkata "salah satu sifat egois adalah lebih mementingkan makanan daripada Allah", eee cewe ini malah buka tobleron dan dibagi-bagiin ke orang tua dan adik-adiknya (udah kayak perjamuan kudus aja bok!). Dan sisa kotbah pun dihabiskannya dengan BBnya. Egois!

Selesai kebaktian, saya bertemu Anne IF04 di bawah. Waktu ngobrol ngalor ngidul, ada dua orang pemuda berdiri di depan meja besar yg ada di ruang bawah tersebut. Yang satu membentak yg lainnya dengan nada yg sangat tinggi (beuh, suaranya udah Tenor abis lah klo di padus), katanya "Gimana kerjamu ini? Sudah dikasih waktu seminggu, tanda tangan aja ga beres. Kau hitung ini tanda tangannya! Apa kayak gini? Kau beresin sekarang, kalo ngga aku marah. Bener-bener marah! Sekarang! S-E-K-A-R-A-N-G!". Beuh, digituin di depan umum lho. Serem abizz...merinding aku dengernya. Sampai2 Anne ngomong gini, "eh, itu kenapa?". Bayangin aja, kita itu masih di gedung gereja lho...tapi kyk gitu kelakuannya. Padahal kotbah semua kebaktian umum temanya sama lho...tentang egois.

Lalu aku pulang, tanpa memberikan solusi ataupun menegur mereka. Sampai di rumah, kurenungkan kejadian hari itu, lalu ketemu satu kesimpulan.

Ternyata, bukan cuma mereka yang egois. Aku pun egois karena ga menegur mereka. :(

Pagi dan sepotong ubi

21 February 2010

Sabtu 13 Febuari 2010. Terkadang menjadi seorang yang ala kadarnya memang menyenangkan. Bangun pagi di bawah teduhnya embun, membuka mata bersama teman2, menikmati segelas bandrek panas dan tentu saja sepotong ubi jalar...

Rasanya seperti melepaskan diri dari tingkat stress yang sudah memuncak.

membutuhkanmu

01 December 2009

kupu-kupu butuh sayap
beruang kutub butuh hawa dingin
dan aku membutuhkanmu

Mencintaimu Sepanjang Hidupku

13 October 2009

Aku mendaki sebuah gunung yang besar dan tinggi
Dengan bertelanjang kaki
Tapi aku tak merasa letih
Menuju puncak dengan hati yang merintih

Cintaku ku pikir seluas angkasa biru
Cintaku ku kira sedalam lautan itu
Cintaku ku pikir setinggi gunung
Tapi ternyata cintaku lebih dari itu

Ku pikir rinduku secerah langit biru
Ku pikir rinduku sedalam samudera itu
Ku pikir rinduku setinggi awan itu
Tapi ternyata rinduku lebih dari itu

Yang ku tau pasti selama ini
Ku mencintaimu dan merindukanmu
Tanpa ada ukuran yang pasti
Tapi ku lakukan itu sepanjang hidupku
Tak kan berhenti hingga di surga nanti

KATA PENGANTAR

01 October 2009

Puji Tuhan diucapkan Penulis kepada Tuhan Yesus atas segala berkat karunia sehingga Penulis dapat menyelesaikan Laporan Tugas Akhir yang berjudul “Faktor Kritis Kesuksesan dalam Penerapan Sistem Enterprise Resource Planning di Institusi Pendidikan Tinggi Indonesia – Studi Kasus : Direktorat Keuangan Institut Teknologi Bandung”

Laporan Tugas Akhir ini disusun oleh Penulis sebagai syarat kelulusan tingkat sarjana (S-1) dari program studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro Informatika Institut Teknologi Bandung. Keberhasilan yang Penulis raih ini tidak lepas dari bantuan, bimbingan serta dorongan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, Penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada :

1.      Ir. Windy Gambetta, selaku dosen pembimbing tugas akhir yang telah banyak mendampingi Penulis dalam menyelesaikan pembuatan Laporan Tugas Akhir ini. Beliau tidak hanya memberikan masukan dan koreksi, tetapi juga membangkitkan semangat ketika Penulis merasa putus asa.

2.      Adi Mulyanto, S.T., M.T., selaku dosen penguji dalam presentasi proposal, seminar, prasidang dan sidang tugas akhir penulis. Beliau banyak memberikan koreksi yang membuat Laporan Tugas Akhir ini menjadi lebih baik.

3.      Ayu Purwarianti, S.T., M.Sc., Ph.D., selaku dosen penguji dalam sidang tugas akhir.

4.      Keluarga yang luar biasa : Bapak, Mama, Kak Tanta, Kak Theresia dan Agustina yang memberikan dukungan dan doa tanpa henti.

5.      Staf-staf Direktorat Keuangan Institut Teknologi Bandung, Pak Edi, Pak Maman, Pak Wawa, Pak Wirawan, Ibu Fivien, Pak Jupiter, Ibu Ani, Ibu Nunung dan Pak Nana.

6.      Bapak Ade, Bapak Rasidi, Ibu Tita, Ibu Titi, staf tata usaha lainnya, staf perustakaan, staf dapur, serta staf dukungan teknis yang telah membantu dalam hal administrasi dan pelaksanaan tugas akhir.

7.      Pria-pria luar biasa yang senantiasa memberikan dukungan: Bang Ecko, Bang Ricky, Ronald, Nunu, Bang Philip, Daniel.

8.      Wanita-wanita luar biasa yang senantiasa memberikan dukungan: Kak Veny, Kak Depsi, Roslina, Neyni, Sri Rezeki, Nancy.

9.      Teman-teman mahasiswa Teknik Informatika ITB angkatan 2004 yang tidak mungkin saya sebutkan satu per satu disini atas kebersamaan dan warna hidup yang telah kalian berikan selama ini kepada penulis.

10.  Pihak-pihak lain yang turut mendukung namun tidak bisa atau lupa penulis sebutkan satu per satu. Terima kasih atas segalanya dan mohon maaf atas segala kekhilafan penulis selama ini.

Penulis berharap bahwa tugas akhir ini dapat bermanfaat bagi semua pembacanya. Di sisi lain, penulis juga menyadari bahwa tugas akhir ini belum sempurna. Oleh karena itu, penulis sangat terbuka dalam menerima kritik dan saran yang berguna bagi pengembangan tugas akhir ini yang bermanfaat bagi semua pihak. Akhir kata, terima kasih atas segalanya dan mohon maaf atas segala kesalahan dan kekurangan yang ada.

HURT and HEART

if I had the letters ‘HRT’

I could add ‘EA’ to get a ‘HEART’
or
‘U’ to get ‘HURT’.

but I’d rather choose ‘U’ and get ‘HURT’
than have a ‘HEART’ without U!!!